<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Hidup Sehat Alami Bersama Tiens</title>
	<atom:link href="http://duniasehat.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://duniasehat.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Jan 2008 03:27:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='duniasehat.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Hidup Sehat Alami Bersama Tiens</title>
		<link>http://duniasehat.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://duniasehat.wordpress.com/osd.xml" title="Hidup Sehat Alami Bersama Tiens" />
	<atom:link rel='hub' href='http://duniasehat.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Terobosan Baru Pengobatan Thalasemia</title>
		<link>http://duniasehat.wordpress.com/2008/01/18/terobosan-baru-pengobatan-thalasemia/</link>
		<comments>http://duniasehat.wordpress.com/2008/01/18/terobosan-baru-pengobatan-thalasemia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jan 2008 02:58:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan thalasemia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniasehat.wordpress.com/2008/01/18/terobosan-baru-pengobatan-thalasemia/</guid>
		<description><![CDATA[Di Indonesia, tidak banyak orang yang paham apa yang dimaksud dengan penyakit thalasemia. Padahal terdapat ratusan ribu orang pembawa sifat thalasemia yang bisa diturunkan kepada anak mereka. Thalasemia memang merupakan penyakit yang diturunkan atau genetik, suatu kelainan darah yang terdapat di banyak negara di dunia, terutama pada orang-orang yang berasal dari daerah Laut Tengah, Timur [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniasehat.wordpress.com&amp;blog=1324843&amp;post=26&amp;subd=duniasehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Di Indonesia, tidak banyak orang yang paham apa yang dimaksud dengan penyakit thalasemia. Padahal terdapat ratusan ribu orang pembawa sifat thalasemia yang bisa diturunkan kepada anak mereka.</p>
<p align="justify"> Thalasemia memang merupakan penyakit yang diturunkan atau genetik, suatu kelainan darah yang terdapat di banyak negara di dunia, terutama pada orang-orang yang berasal dari daerah Laut Tengah, Timur Tengah, atau Asia.</p>
<p align="justify"> Sampai saat ini penyakit thalasemia belum dapat disembuhkan. Agar tetap dapat bertahan hidup, penderita thalasemia harus menjalani transfusi darah setiap bulan.<br />
Di Indonesia setidaknya ada sekitar 5.000 penderita thalasemia mayor yang terdata. Belum lagi yang tidak terdaftar atau tidak dapat mengakses layanan kesehatan. Pusat Thalasemia RSCM misalnya, setiap bulan melayani 1.200 pasien. Setiap hari, tidak kurang dari 100 pasien menjalani transfusi darah.</p>
<p align="justify"> Namun kabar baik, baru-baru ini diperkenalkan inovasi dalam pengobatan bagi penderita thalasemia berupa obat oral pengikat besi, yaitu deferasirox, yang dikelurkan Novartis.<br />
&#8220;Pengobatan oral dalam bentuk tablet itu secara klinis terbukti efektif mengurangi kelebihan zat besi pada pasien usia dua tahun ke atas,&#8221; dr. Farica Kartawidjaja, Product Manager, Oncology PT Novartis Indonesia.</p>
<p align="justify"> Deferasirox, kata dr. Farica, saat ini merupakan satu-satunya obat pengikat zat besi yang dibuat dalam bentuk minuman yang dikonsumsi satu kali sehari, dimana tablet tersebut bisa dilarutkan dalam jus buah atau air. Selama ini pengobatan yang ada berbentuk infus yang harus digunakan oleh penderita selama 8-12 jam per hari, 5-7 hari seminggu. Sebagai akibatnya, banyak pasien yang kemudian menghentikan terapi pengikatan besi ini, sehingga berisiko mengalami efek keracunan zat besi yang berlebih dalam darah.</p>
<p align="justify"> Deferasirox telah mendapat persetujuan di Indonesia dan telah dibahas manfaatnya untuk pasien dalam temu ilmiah di Bangkok yang dihadiri lebih dari 100 pakar kesehatan dari kawasan Asia Pacifik. Deferasirox sudah mendapatkan persetujuan Food and Drug Administration (FDA) di Amerika dan di Swiss oleh Swiss Agency for Therapeutic Products (Swissmedic).</p>
<p align="justify">Pengikatan besi dalam darah penting untuk menghindari komplikasi yang dapat mengakibatkan kematian akibat kelebihan zat besi pada pasien yang menerima transfusi darah secara terus menerus karena menderita penyakit-penyakit seperti thalassemia, penyakit anemia sickle cell, atau anemia yang jarang ditemukan dan sindrom mielodisplastik.</p>
<p align="justify">Berdasarkan studi terkini yang dimuat dalam jurnal kedokteran edisi 1 Mei, hasil dari studi internasional menunjukkan bahwa deferasirox efektif mengurangi kelebihan zat besi pada pasien usia dua tahun ke atas. Uji klinis dilakukan dengan metode acak multi-centre pada 586 pasien yang menderita kelebihan zat besi dalam darah dimana deferasirox dibandingkan dengan pengobatan standar yang digunakan saat ini yaitu terapi infus deferoxamine.</p>
<p align="justify">Studi tersebut juga menyebutkan antara lain, deferasirox menunjukkan manfaat yang setara dengan deferoxamine; Dosis dapat disesuaikan dengan tujuan dari terapi (mempertahankan atau mengurangi LIC dan asupan zat besi). LIC, adalah ukuran akumulasi zat besi di dalam hati, merupakan indikator banyaknya zat besi pada pasien yang menerima transfusi darah).</p>
<p>Deferasirox menurunkan serum ferritin, yaitu sebuah jenis pengukuran lain untuk melihat kandungan zat besi dalam tubuh. Pada orang dewasa maupun anak-anak usia minimal dua tahun, deferasirox dapat ditolerir dengan baik.</p>
<p><b>Tentang Kelebihan Zat Besi dan Pengikatan Zat Besi</b></p>
<p align="justify">Kelebihan zat besi merupakan akibat transfusi darah berulang, dimana akumulasi zat besi merupakan konsekwensi yang tidak dapat dihindari dari transfusi darah dan dapat mengancam nyawa. Kelebihan zat besi dapat terdeteksi pada orang yang telah menerima 20 unit darah. Pada banyak pasien, kebutuhan transfusi dapat terjadi seumur hidup. Pada kasus yang tidak terdiagnosa atau tidak diobati, kelebihan zat besi dalam tubuh dapat menyebabkan kerusakan hati, jantung dan kelenjar hormon.</p>
<p align="justify">Tubuh tidak memiliki mekanisme alami untuk membuang kelebihan zat besi, sehingga proses pengikatan besi digunakan sebagai pengobatan yang efektif untuk kelebihan zat besi yang disebabkan oleh transfusi. Pada proses pengikatan zat besi, obat akan mengikat zat besi yang terdapat pada tubuh dan jaringan dan membantu membuangnya melalui urin dan atau kotoran. Sampai dengan saat ini, deferoxamine merupakan standar pengobatan lini pertama di hampir seluruh negara di dunia bagi kelebihan zat besi yang disebabkan oleh transfusi darah. Walaupun deferoxamine dianggap efektif selama ini, namun karena cara pemberiannya yang kurang menyenangkan, banyak pasien yang tidak secara optimal menjalani terapi ini, sehingga berisiko pada bahaya kelebihan zat besi.</p>
<p align="justify">Sumber: <a href="http://www.hanyawanita.com/_health/article.php?article_id=6208&amp;_page=0"><i>Hanyawanita</i></a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/duniasehat.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/duniasehat.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniasehat.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniasehat.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniasehat.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniasehat.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniasehat.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniasehat.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniasehat.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniasehat.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniasehat.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniasehat.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniasehat.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniasehat.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniasehat.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniasehat.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniasehat.wordpress.com&amp;blog=1324843&amp;post=26&amp;subd=duniasehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniasehat.wordpress.com/2008/01/18/terobosan-baru-pengobatan-thalasemia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1fde57d797ca1c08131f2187cfbadbd7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Budiman Lai</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jangan Kalah oleh Kurang Darah</title>
		<link>http://duniasehat.wordpress.com/2008/01/18/jangan-kalah-oleh-kurang-darah/</link>
		<comments>http://duniasehat.wordpress.com/2008/01/18/jangan-kalah-oleh-kurang-darah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jan 2008 02:11:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kurang darah]]></category>
		<category><![CDATA[zat besi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniasehat.wordpress.com/2008/01/18/jangan-kalah-oleh-kurang-darah/</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin banyak orang mengira, anemia atau kurang darah adalah gangguan kesehatan biasa. Tapi tahukah Anda, anemia yang tak tertangani bisa menurunkan kenyamanan hidup, produktivitas kerja, bahkan kematian. Anemia adalah penyakit yang ditandai oleh rendahnya kadar hemoglobin dalam darah. Akibatnya, fungsi dari hemoglobin untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh tidak berjalan dengan baik. Jika anemia terjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniasehat.wordpress.com&amp;blog=1324843&amp;post=25&amp;subd=duniasehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Mungkin banyak orang mengira, anemia atau kurang darah adalah gangguan kesehatan biasa. Tapi tahukah Anda, anemia yang tak tertangani bisa menurunkan kenyamanan hidup, produktivitas kerja, bahkan kematian.</p>
<p align="justify">Anemia adalah penyakit yang ditandai oleh rendahnya kadar hemoglobin dalam darah. Akibatnya, fungsi dari hemoglobin untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh tidak berjalan dengan baik. Jika anemia terjadi pada ibu hamil, maka asupan oksigen untuk janin pun akan berkurang. Hal ini akan menghambat pertumbuhan organ-organ pada janin, termasuk organ-organ yang penting semisal otak. Tak hanya mengancam pertumbuhan janin, anemia juga merupakan penyebab utama kematian ibu hamil saat melahirkan. Biasanya, kematian terjadi akibat perdarahan. Saat ini, angka kematian ibu hamil di Indonesia merupakan yang tertinggi di ASEAN yakni 307 dari 100 ribu kelahiran. Bandingkan dengan Malaysia, yang hanya 40-50 dari 100 ribu kelahiran.</p>
<p align="justify">Di Indonesia, kasus anemia umumnya terjadi karena kekurangan zat besi. Seperti pernah dikatakan Prof Dr dr Sutaryo dalam pidato pengukuhannya sebagai guru besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, tahun lalu (Republika, 25 Juni 2005), persoalan zat besi masih menjadi persoalan serius bagi Indonesia. Bahkan, kekurangan zat besi memainkan andil besar terhadap rendahnya kualitas sumber daya manusia Indonesia. &#8221;Anemia defisiensi besi merupakan salah satu bencana nasional yang tak pernah kita rasakan,&#8221; katanya.</p>
<p align="justify">Apa sebenarnya fungsi zat besi di dalam tubuh? Spesialis gizi klinik, dokter Samuel Oentoro MS SpGK, menjelaskan, zat besi berfungsi untuk membentuk sel darah merah. Sementara sel darah merah bertugas mengangkut oksigen dan zat-zat makanan ke seluruh tubuh, serta membantu proses metabolisme tubuh untuk menghasilkan energi. Nah, jika asupan zat besi ke dalam tubuh kurang, dengan sendirinya sel darah merah juga akan berkurang. Tubuh pun akan kekurangan oksigen. Akibatnya, timbullah gejala-gejala anemia yakni 5 L (letih, lemah, lesu, lelah, dan lunglai), daya ingat dan daya konsentrasi menurun. Gejala lain adalah munculnya warna pucat pada bagian kelopak mata bawah.</p>
<p align="justify">Anemia bisa menyerang laki-laki dan wanita dari berbagai kelompok umur (mulai dari bayi sampai lansia). Namun, dibanding pria, anemia lebih banyak diderita kaum wanita. Di Indonesia, anemia menyerang satu dari lima orang wanita usia produktif. Ada beberapa hal yang membuat wanita rentan mengalami defisiensi zat besi, yakni: menstruasi yang terjadi setiap bulan, juga pola makan yang tidak baik akibat tuntutan pekerjaan atau melakukan diet ketat. Akibat pola makan yang tidak baik itu maka asupan zat besi dari makanan sangat kurang.</p>
<p align="justify">Jika pada ibu hamil, anemia berpotensi menghambat tumbuh kembang janin dan menimbulkan perdarahan saat melahirkan, maka pada wanita yang tidak sedang hamil pun, anemia bisa menimbulkan akibat serius. Apalagi pada wanita yang aktif bekerja, baik di dalam maupun luar rumah. Anemia akan membuat mereka merasa lemas, lesu, dan lemah sehingga produktivitas kerja menurun. Daya tahan tubuh pun merosot sehingga mereka akan mudah sakit, terserang flu, atau infeksi.</p>
<p><b>Perbaiki pola makan</b></p>
<p align="justify">Anemia erat kaitannya dengan asupan gizi dari makanan kita sehari-hari. Karena itu, memperbaiki pola makan merupakan jurus penting untuk mengatasi anemia. &#8221;Terapkan pola makan yang sehat, dengan selalu memerhatikan jumlah, jadwal, dan jenisnya,&#8221; kata Samuel saat menjadi pembicara dalam acara peluncuran Sangobion ActiFe di Jakarta, belum lama ini.</p>
<p align="justify"> Jumlah yang dimaksud Samuel adalah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, tidak terlalu sedikit, tidak pula berlebihan. Jadwal makan juga mesti dipatuhi, yakni tiga kali sehari. Dan satu hal lagi, gizi harus seimbang. Makanan yang kita konsumsi sehari-hari idealnya mengandung karbohidrat sebanyak 60-70 persen, protein 10-15 persen, lemak 20-25 persen, vitamin, dan mineral. &#8221;Jangan lupa, usahakan minum sebanyak delapan gelas per hari,&#8221; kata dokter yang menempuh pendidikan spesialis gizi klinik di Universitas Indonesia ini.</p>
<p align="justify">Selain itu, lanjut Samuel, perbanyak konsumsi makanan yang kaya zat besi, seperti daging merah, hati, keju, ikan, sayuran berwarna hijau tua, dan kacang-kacangan. Dokter yang bertugas di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta ini juga menyarankan untuk memperbanyak asupan asam folat dan vitamin B-12. Hati dan sayuran hijau tua adalah contoh bahan makanan yang sarat asam folat. Sedangkan vitamin B-12 banyak terkandung pada ikan, daging, susu, dan keju.</p>
<p align="justify">Namun, memilih makanan sumber zat besi juga mesti bijaksana. Sebaiknya, kata Samuel, jangan memilih daging merah, mentega, atau keju sebagai sumber zat besi. Sebab, bahan-bahan makanan itu memiliki kandungan kolesterol yang tinggi. &#8221;Nanti, Anda bebas anemia tapi berisiko sakit jantung.&#8221; Jadi bagaimana sebaiknya? &#8221;Kalau Anda tanya saya, maka pilihan pertama adalah ikan, pilihan kedua ikan, pilihan ketiga juga ikan, barulah pilihan berikutnya daging ayam tanpa kulit.&#8217;</p>
<p align="justify">Pilihan Samuel sangat masuk akal. Sebab, selain kaya zat besi, ikan juga rendah kolesterol. Begitu juga dengan daging ayam tanpa kulit. Mengonsumsi suplemen zat besi juga bisa membantu mengatasi anemia. Di pasaran, terdapat cukup banyak suplemen seperti ini dengan berbagai merek dan harga. Menurut Samuel, mengonsumsi suplemen zat besi sebaiknya dilakukan saat perut kosong, sehingga penyerapannya optimal. Tapi hati-hati, sebab ada zat besi yang menimbulkan rasa tidak enak (perih) di lambung. &#8221;Karena itu, kita harus pintar-pintar memilih,&#8221; katanya.</p>
<p align="justify">Salah satu yang ia sarankan adalah suplemen yang menggunakan ferrazone sebagai sumber zat besi. Ferrazone, menurutnya, adalah preparat besi yang sedikit sekali menimbulkan masalah di lambung, mudah diserap, dan tidak mudah terganggu oleh keberadaan kafein dalam kopi, teh, atau cokelat.</p>
<p align="justify">Teh, kopi, cokelat, dan susu/kalsium memang bisa menghalangi penyerapan zat besi dalam tubuh. Oleh karena itu, Samuel menyarankan untuk memberi jarak waktu antara pemberian makanan atau suplemen zat besi dengan konsumsi teh, kopi, cokelat, dan susu/kalsium sekitar 1,5 sampai dua jam.</p>
<p align="justify">Soal pengaruh teh dalam menghambat penyerapan zat besi juga dinyatakan oleh Sutaryo. Dalam pidato pengukuhannya tersebut, Sutaryo menyatakan, minum teh setelah makan dapat menghambat penyerapan zat besi ke dalam tubuh hingga 80 persen. &#8221;Seharusnya, kebiasaan minum teh sesudah makan dihilangkan. Minumlah teh dua jam sesudah atau sebelum makan.&#8221;</p>
<p align="justify">Sumber: <i><a href="http://www.litbang.depkes.go.id/aktual/kliping/anemia031206.htm">litbang.depkes.go.id</a></i></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/duniasehat.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/duniasehat.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniasehat.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniasehat.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniasehat.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniasehat.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniasehat.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniasehat.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniasehat.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniasehat.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniasehat.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniasehat.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniasehat.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniasehat.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniasehat.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniasehat.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniasehat.wordpress.com&amp;blog=1324843&amp;post=25&amp;subd=duniasehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniasehat.wordpress.com/2008/01/18/jangan-kalah-oleh-kurang-darah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1fde57d797ca1c08131f2187cfbadbd7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Budiman Lai</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Deteksi Dini Thalasemia</title>
		<link>http://duniasehat.wordpress.com/2008/01/11/deteksi-dini-thalasemia/</link>
		<comments>http://duniasehat.wordpress.com/2008/01/11/deteksi-dini-thalasemia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jan 2008 05:00:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Thalasemia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniasehat.wordpress.com/2008/01/11/deteksi-dini-thalasemia/</guid>
		<description><![CDATA[Tanpa perawatan yang baik, penderita thalasemia hanya dapat bertahan hidup sampai usia delapan tahun saja. Thalasemia memang kurang populer. Namun, bukan berarti tak ada penderita penyakit ini di sekitar kita. Dengan perawatan yang baik, penderita thalasemia bisa melakukan aktivitas layaknya orang normal. Tapi jika tidak, thalasemia bisa merenggut nyawa. Karena kurang populer, orang pada umumnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniasehat.wordpress.com&amp;blog=1324843&amp;post=24&amp;subd=duniasehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Tanpa perawatan yang baik, penderita thalasemia hanya dapat bertahan hidup sampai usia delapan tahun saja.</p>
<p align="justify">Thalasemia memang kurang populer. Namun, bukan berarti tak ada penderita penyakit ini di sekitar kita. Dengan perawatan yang baik, penderita thalasemia bisa melakukan aktivitas layaknya orang normal. Tapi jika tidak, thalasemia bisa merenggut nyawa.</p>
<p align="justify">Karena kurang populer, orang pada umumnya tidak paham gejala thalasemia. Mereka juga tidak tahu cara mendeteksi penyakit ini secara dini. Deteksi dini merupakan hal yang sangat penting. Sebab, jika terdeteksi secara dini, penanganan penyakit pun bisa dilakukan sedini mungkin. Hasilnya tentu lebih baik dibanding jika penanganan dilakukan ketika perjalanan penyakit sudah lanjut.</p>
<p align="justify">Penyakit thalasemia dapat dideteksi sejak bayi masih di dalam kandungan. Seperti dijelaskan Dr Suthat Fucharoen dari Pusat Studi Thalasemia Universitas Mahidol, Thailand, dalam simposium thalasemia di Jakarta, belum lama ini, jika suami atau istri merupakan pembawa sifat (carrier) thalasemia, maka anak mereka memiliki kemungkinan sebesar 25 persen untuk menderita thalasemia. Karena itu, ketika sang istri mengandung, disarankan untuk melakukan tes darah di laboratorium untuk memastikan apakah janinnya mengidap thalasemia atau tidak.</p>
<p align="justify">Selain dalam kandungan, thalasemia juga bisa dideteksi ketika si anak telah lahir dan mulai tumbuh. Pada mereka, gejala dini thalasemia dapat dilihat dari kulit dan wajah yang tampak pucat, pertumbuhan lebih lambat dibanding anak-anak pada umumnya, dan terjadi pembengkakan pada perut akibat pembengkakan limpa.</p>
<p align="justify">Hanya saja, gejala ini amat umum dan dapat terjadi pada banyak penyakit. &#8221;Karena itu, untuk memastikan apakah seseorang menderita thalasemia atau tidak, maka harus dilakukan pemeriksaan darah,&#8221; tutur Suthat. Gejala thalasemia, kata Suthat, dapat dilihat pada anak usia tiga sampai 18 bulan. Bila tidak mendapat perawatan serius, anak-anak dengan kelainan darah bawaan yang disebut thalasemia ini hanya dapat hidup hingga delapan tahun saja. &#8221;Satu-satunya perawatan yang bisa dilakukan untuk penderita thalasemia mayor adalah dengan transfusi darah secara teratur seumur hidup,&#8221; katanya.</p>
<p align="justify">Dengan perawatan rutin ini, penderita thalasemia bisa hidup normal bahkan dapat berkarier seperti halnya orang yang tidak menderita thalasemia. Tak heran, ada penderita thalasemia yang berhasil menjadi dokter, insinyur, atau profesi lainnya. &#8221;Mereka memiliki kemampuan intelektual yang tidak berbeda dengan manusia normal,&#8221; demikian Suthat.</p>
<p><b>Kerusakan DNA</b></p>
<p align="justify">Thalasemia, menurut pakar hematologi dari Rumah Sakit Leukas Stauros, Yunani, dr Vasili Berdoukas, merupakan penyakit yang diakibatkan oleh kerusakan DNA dan penyakit turunan. Penyakit ini muncul karena darah kekurangan salah satu zat pembentuk hemoglobin sehingga tubuh tidak mampu memproduksi sel darah merah secara normal.</p>
<p align="justify">Hemoglobin yang terdapat dalam sel darah merah, jelas Berdoukas, mengandung zat besi (Fe). Nah, kerusakan sel darah merah pada penderita thalasemia mengakibatkan zat besi akan tertinggal di dalam tubuh. Pada manusia normal, zat besi yang tertinggal dalam tubuh digunakan untuk membentuk sel darah merah baru.</p>
<p align="justify">Pada penderita thalasemia, zat besi yang ditinggalkan sel darah merah yang rusak itu menumpuk dalam organ tubuh seperti jantung dan hati (lever). Jumlah zat besi yang menumpuk dalam tubuh atau iron overload ini akan mengganggu fungsi organ tubuh. Menurut Berdoukas, penumpukan zat besi terjadi karena penderita thalasemia memperoleh suplai darah merah dari transfusi darah. Penumpukan zat besi ini, bila tidak dikeluarkan, akan sangat membahayakan karena dapat merusak jantung, hati, dan organ tubuh lainnya, yang pada akhirnya bisa berujung pada kematian. &#8221;Penderita thalasemia tidak bisa memproduksi rantai globin sehingga tidak bisa memproduksi hemoglobin dan sel darah merahnya mudah rusak,&#8221; kata dia dalam simposium yang sama.</p>
<p align="justify">Dikatakan Berdoukas, tidak sedikit penderita thalasemia yang meninggal dunia akibat penimbunan zat besi pada organ jantung. Walau penimbunan zat besi akibat transfusi darah terjadi di berbagai organ &#8212; paling banyak di hati &#8212; namun karena jantung mempunyai daya kompensasi yang kurang di banding organ lain, maka banyak penderita thalasemia meninggal karena komplikasi jantung.</p>
<p><b>Pencegahan</b></p>
<p align="justify">Pengidap thalasemia yang mendapat pengobatan secara baik dapat menjalankan hidup layaknya orang normal di tengah masyarakat. Sementara zat besi yang menumpuk di dalam tubuh bisa dikeluarkan dengan bantuan obat. Selama ini, kata Suthat, zat besi yang menumpuk di tubuh penderita thalasemia hanya bisa dikeluarkan dengan penyuntikan obat Desferal. Obat yang disuntikkan di bawah kulit ini akan mengikat zat besi dan dikeluarkan melalui urine.</p>
<p align="justify">Dia mengatakan, saat ini telah ditemukan tablet yang dapat menggantikan proses pembuangan zat besi berlebih dalam tubuh sehingga penderita tidak perlu mendapat suntikan Desferal. &#8221;Tablet ini dapat mengurangi risiko gagal jantung karena penumpukan zat besi,&#8221; kata Suthat. Walau begitu, pencegahan tetap lebih penting ketimbang pengobatan. Untuk mencegah penyebaran thalasemia, menurut Berdoukas, hal paling baik adalah melakukan tes darah pada setiap calon pengantin. &#8221;Karena apabila salah satunya memiliki kerusakan DNA yang dapat menyebabkan thalasemia, maka ada kemungkinan penyakit itu menurun pada anak mereka.&#8221;</p>
<p align="justify">Saran tersebut tentu perlu dipertimbangkan oleh para calon pengantin. Sebab, harus diakui, thalasemia sudah ada di tengah masyarakat Indonesia. Data menunjukkan, terdapat 3.000 penderita thalasemia yang terdaftar dan tersebar di Pulau Jawa. Dari jumlah itu, 1.300 di antaranya tinggal di Jakarta. Untuk Indonesia, diperkirakan terdapat 3.000 penderita baru setiap tahun. Sementara di Thailand, terjadi penambahan penderita thalasemia sebanyak 12 ribu orang setiap tahunnya.</p>
<p align="justify">Sumber: <a href="http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=292118&amp;kat_id=123"><i>Republika Online</i></a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/duniasehat.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/duniasehat.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniasehat.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniasehat.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniasehat.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniasehat.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniasehat.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniasehat.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniasehat.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniasehat.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniasehat.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniasehat.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniasehat.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniasehat.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniasehat.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniasehat.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniasehat.wordpress.com&amp;blog=1324843&amp;post=24&amp;subd=duniasehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniasehat.wordpress.com/2008/01/11/deteksi-dini-thalasemia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1fde57d797ca1c08131f2187cfbadbd7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Budiman Lai</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Thalasemia, Transfusi Darah Rutin</title>
		<link>http://duniasehat.wordpress.com/2008/01/05/thalasemia-transfusi-darah-rutin/</link>
		<comments>http://duniasehat.wordpress.com/2008/01/05/thalasemia-transfusi-darah-rutin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Jan 2008 17:13:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[Thalasemia]]></category>
		<category><![CDATA[transfusi darah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniasehat.wordpress.com/2008/01/05/thalasemia-transfusi-darah-rutin/</guid>
		<description><![CDATA[Novi keponakan saya yang berusia 12 tahun dinyatakan dokter menderita Thalasemia dan harus menjalani transfusi darah sekali setiap tiga bulan. Karena, ketika darahnya berkurang badannya lemas dengan wajah pucat, mata berwarna kuning, dan tidak berdaya. Sudah puluhan juta rupiah dikeluarkan baik untuk pengobatan maupun pemeriksaan laboratorium. Bahkan dari pemeriksaan, Novi harus menjalankan operasi limpa. Namun, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniasehat.wordpress.com&amp;blog=1324843&amp;post=23&amp;subd=duniasehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Novi keponakan saya yang berusia 12 tahun dinyatakan dokter menderita Thalasemia dan harus menjalani transfusi darah sekali setiap tiga bulan. Karena, ketika darahnya berkurang badannya lemas dengan wajah pucat, mata berwarna kuning, dan tidak berdaya.</p>
<p>Sudah puluhan juta rupiah dikeluarkan baik untuk pengobatan maupun pemeriksaan laboratorium. Bahkan dari pemeriksaan, Novi harus menjalankan operasi limpa.</p>
<p>Namun, dokter memberikan informasi kalau ada pengobatan alternatif. Kemudian saya pun mencoba produk Tianshi untuk penyakit tersebut. Pada 17 Agustus 2007, kami membeli Kalsium Chewable yang dikonsumsi 1 x 1 tablet per hari. Lalu, Novi juga mengonsumsi Vitality 1 kapsul per hari, dan Cordyceps 2 kapsul per hari sekali minum.</p>
<p>Sehari kemudian, Novi merasakan tubuhnya sudah lebih segar sehingga bisa tidur pulas. Bahkan, Novi juga sudah bisa tidur siang dengan nyaman. Padahal sebelum mengonsumsi Tianshi, Novi selalu merasakan tubuhnya panas sehingga tidak dapat tidur.</p>
<p>Pada 10 Agustus 2007, atau tiga hari setelah mengonsumsi Tianshi, berat badan tubuh Novi bertambah 3 kg. Pada 27 Agustus 2007, ketika kontrol ke RS Baptis Kediri, hasil pemeriksaan laboratorium cukup mengembirakan. Hn naik menjadi 9,2 dari sebelumnya yang berkisar 7 &#8211; 8. Sehingga, Novi tidak perlu melakukan transfusi darah.</p>
<p>Jika Hb bisa terus naik, maka tidak peru lagi melakukan transfusi darah dan operasi limpah. Konsumsi obat-obatan dari dokter juga sudah dikurangi hingga separuh dari dosis sehari-hari yang diminum sebelumnya. Saat ini Novi sudah bisa beraktivitas dengan baik. Para tetangga bahkan mengatakan Novi kelihatan cerah dan ceria.</p>
<p><i>Disadur dari Buku Kesaksian 2</i></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/duniasehat.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/duniasehat.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniasehat.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniasehat.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniasehat.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniasehat.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniasehat.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniasehat.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniasehat.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniasehat.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniasehat.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniasehat.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniasehat.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniasehat.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniasehat.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniasehat.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniasehat.wordpress.com&amp;blog=1324843&amp;post=23&amp;subd=duniasehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniasehat.wordpress.com/2008/01/05/thalasemia-transfusi-darah-rutin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1fde57d797ca1c08131f2187cfbadbd7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Budiman Lai</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gagal Ginjal, Cuci Darah 2x per Minggu</title>
		<link>http://duniasehat.wordpress.com/2008/01/05/gagal-ginjal-cuci-darah-2x-per-minggu/</link>
		<comments>http://duniasehat.wordpress.com/2008/01/05/gagal-ginjal-cuci-darah-2x-per-minggu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Jan 2008 16:56:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[cuci darah]]></category>
		<category><![CDATA[gagal ginjal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniasehat.wordpress.com/2008/01/05/gagal-ginjal-cuci-darah-2x-per-minggu/</guid>
		<description><![CDATA[Nama: Arif Batubara, SH (65) Alamat: Jatiwaringin Antilop, Pondok Gede, Bekasi Pada November 2004, dari Batam saya pulang ke Jakarta. Setelah lebaran, saya jatuh sakit dan dinyatakan menderita prostat. Setelah konsultasi dengan dokter spesialis, langsung diambil tindakan operasi. Tetapi, ini bukan akhir dari penderitaan saya. Dokter mengatakan bahwa saya menderita gagal ginjal dan sempat dirawat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniasehat.wordpress.com&amp;blog=1324843&amp;post=22&amp;subd=duniasehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nama: Arif Batubara, SH (65)<br />
Alamat: Jatiwaringin Antilop,  Pondok  Gede, Bekasi</p>
<p align="justify">Pada November 2004, dari Batam saya pulang ke Jakarta. Setelah lebaran, saya jatuh sakit dan dinyatakan menderita prostat. Setelah konsultasi dengan dokter spesialis, langsung diambil tindakan operasi. Tetapi, ini bukan akhir dari penderitaan saya.</p>
<p align="justify">Dokter mengatakan bahwa saya menderita gagal ginjal dan sempat dirawat sekitar 1,5 bulan. Saya harus menjalani cuci darah karena tingkat keracunan darah sudah sangat tinggi. Kandungan <i>Creatinin</i> sekitar 8 atau 18. Sementara uriumnya saat itu mencapai 300.</p>
<p align="justify">Sejak November 2004 saya cuci darah dua kali seminggu. Satu kali cuci darah biayanya antara Rp. 600.000,- sampai Rp. 700.000,-. Pembuangan air kencing nggak lancar. Akibatnya, air kencingnya selalu tersisa di kantong kemih.</p>
<p align="justify">Pada Februari 2005, teman kuliah saya di Bandung, Ibu Susanti, menganjurkan mengkonsumsi produk Tianshi. Daripada penasaran, saya pun mencoba. Setelah konsultasi dengan dr. Yanti, saya disarankan mengonsumsi Cordyceps.</p>
<p align="justify">Saya minum Cordyceps satu kapsul pagi hari, satu lagi saat malam hari. Setelah beberapa bulan (Februari &#8211; April 2005), kandungan <i>Creatinin</i> turun menjadi 5.</p>
<p align="justify">Setelah kontrol lagi ke dr. Yanti, saya disarankan minum Nutrient High Calcium Powder (Kalsium 1) dan Zinc. Karena sudah mulai merasakan lebih sehat, pada April 2005 saya meminta kepada dokter untuk mengurangi frekuensi cuci darah. Tetapi tidak di izinkan.</p>
<p align="justify">Saya pun pindah ke rumah sakit lain dan berkonsultasi dengan dokter ahli ginjal. Setelah diperiksa, hasilnya kandungan Creatinin turun menjadi 3 dan uriumnya jadi 150. Dokter pun mengizinkan untuk mengurangi frekuensi cuci darah menjadi sekali seminggu.</p>
<p align="justify">Saya tetap mengonsumsi Cordyceps secara rutin. Saya juga mengonsumsi Kalsium 1 setengah sachet pada pagi dan setengah sachet lagi malam hari. Saya juga terus mengonsumsi Zinc. Dokter juga memasukkan obat yang disuntikan melalui selang saat cuci darah.</p>
<p align="justify">Karena kondisi tubuh saya semakin enak, pada bulan Oktober 2006, melihat kemajuan yang saya alami, dokter memberikan izin cuci darah sebulan sekali. Itu saya lakukan sejak Oktober hingga Desember 2005. Akhir tahun 2005, saya benar-benar merasa sudah sehat, sejak Januari 2006 tidak lagi cuci darah.</p>
<p align="justify">Manfaat Suplement<br />
Dari buku, saya mengetahui bahwa Cordyceps bisa membantu kerja ginjal. Ginjal berfungsi membersihkan darah dan memperlancar air kencing. Jadi, jika minum Cordyceps maka kerja ginjal tidak terlalu berat.</p>
<p align="justify">Sementara Kalsium Tianshi menormalkan kerja organ tubuh kita seperti paru-paru, ginjal, jantung, limpah dan hati. Kalau kebutuhan kalsium terpenuhi, maka kerja organ tubuh menjadi seimbang (normal). Zinc berfungsi menambah hormon dan menjaga kesehatan tubuh karena usia saya sudah 65 tahun.</p>
<p align="justify">Alhamdulillah, melalui Tianshi saya sehat kembali. Kemajuan kesehatan saya ini berkat dukungan seluruh keluarga dan  teman-teman Tianshi seperti Ibu Susanti dan Bapak Adrian Tendean.</p>
<p align="justify">Ini sungguh suatu anugerah buat saya. Bayangkan, saya sudah tidak bekerja dan uang habis untuk membiayai cuci darah selama satu tahun penuh.</p>
<p align="justify">Sekarang ini, saya membatasi konsumsi obat-obatan kimia karena takut ginjal saya mengalami gangguan lagi. Saya memilih mengonsumsi Tianshi. Selain Cordyceps dan Zinc, saya juga mengonsumsi Spirulina.</p>
<p align="justify">Saya ingin sekali membantu teman-teman saya yang mengalami penderitaan yang sama. Agar mendapatkan hasil yang baik, kita harus mengonsumsi Tianshi secara rutin dan teratur sehingga menimbulkan efek menyembuhkan.</p>
<p align="justify">Saya bisa kembali sehat, karena mengonsumsi Cordyceps secara rutin. Termasuk Kalsium dan Zinc. Saya juga menjaga betul kualitas makanan, jangan sampai merusak organ tubuh. Misalnya saja, saya menghindari soft drink, garam, makanan pedes-pedes, atau makanan yang merangsang tubuh bekerja lebih keras. Saya juga menerapkan pola hidup teratur dan paling penting tidak banyak pikiran.</p>
<p align="justify">Untuk kesehatan keluarga, saat ini istri dan anak-anak saya mengonsumsi Cordyceps dan Double Cellulose untuk memperlancar buang air besar. Sementara cucu, saya berikan Zinc untuk menguatkan tubuh sehingga kebal penyakit, termasuk untuk kecerdasan.</p>
<p align="justify"><i>Disadur ulang dari buku kesaksian 2</i></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/duniasehat.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/duniasehat.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniasehat.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniasehat.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniasehat.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniasehat.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniasehat.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniasehat.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniasehat.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniasehat.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniasehat.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniasehat.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniasehat.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniasehat.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniasehat.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniasehat.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniasehat.wordpress.com&amp;blog=1324843&amp;post=22&amp;subd=duniasehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniasehat.wordpress.com/2008/01/05/gagal-ginjal-cuci-darah-2x-per-minggu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1fde57d797ca1c08131f2187cfbadbd7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Budiman Lai</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kesaksian Pasien Kolesterol</title>
		<link>http://duniasehat.wordpress.com/2007/09/05/kesaksian-pasien-kolesterol/</link>
		<comments>http://duniasehat.wordpress.com/2007/09/05/kesaksian-pasien-kolesterol/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Sep 2007 03:36:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesaksian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniasehat.wordpress.com/2007/09/05/kesaksian-pasien-kolesterol/</guid>
		<description><![CDATA[Nama : Dr. Jumrat Hadi, 50 tahun. Pekerjaan : Kepala UGD RS Atmajaya Jakarta Dokter kelahiran, Padang Panjang, Sumatera Barat ini pertama kali diperkenalkan produk Tianshi sekitar dua tahun lalu. Beliau memilih produk yang dapat menurunkan masalah kolesterol yang dideritanya. &#8220;Saya beli saat itu Cordyceps dan Vitality. Saat itu, kolesterol saya memang agak naik, sekitar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniasehat.wordpress.com&amp;blog=1324843&amp;post=20&amp;subd=duniasehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> <img src="http://duniasehat.files.wordpress.com/2007/09/jumrat.jpg?w=510" alt="jumrat.jpg" /></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"><b>Nama : Dr. Jumrat Hadi, 50 tahun.<br />
Pekerjaan :  Kepala UGD RS Atmajaya Jakarta </b></font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Dokter kelahiran, Padang Panjang, Sumatera Barat ini pertama kali diperkenalkan produk Tianshi sekitar dua tahun lalu. Beliau memilih produk yang dapat menurunkan masalah kolesterol yang dideritanya. &#8220;Saya beli saat itu Cordyceps dan Vitality. Saat itu, kolesterol saya memang agak naik, sekitar 250. Setelah mengkonsumsi Tianshi, kolesterol saya turun sekitar 180-an,&#8221; kata Jumrat.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Kemudian Jumrat mengaku kesulitan mendapatkan produk Tianshi lagi saat itu. Sekitar empat bulan yang lalu, ada lagi yang mengenalkan produk ini. &#8220;Kebetulan, Kolesterol saya mencapai 245. Saya hanya mengkonsumsi Antilipemic Tea pagi dan sore, Tiga minggu hasilnya sudah kelihatan, kolesterol turun menjadi 205.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Memang saya kombinasi dengan gaya hidup yang baik, seperti olahraga,&#8221; kata Jumrat. Setelah itu, mulailah Jumrat menggali informasi lebih jauh tentang produk Tianshi dan cara-cara penyembuhan dengan herbal dan bahan-bahan organik. Tianshi itu suplemen, bukan obat. &#8220;Kerja produk Tianshi, masuk ke dalam tubuh sesuai dengan proses metabolisme tubuh,&#8221; jelas Jumrat.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Misalnya, mineral seperti kalsium yang bisa menjadi deposit kalisum di tulang. Karena kalsium sangat berguna dalam system metabolisme tubuh, termasuk dalam proses pertukaran ion. &#8220;Contohnya, bekerjanya otot Jantung juga sangat ditunjang dengan adanya kalsium,&#8221; kata Jumrat. Kalsium adalah mineral dasar. Dari makanan yang kita konsumsi memang ada, tetapi tidak mencukupi. Bagi orang yang sakit, konsumsi kalsium perlu ditingkatkan. ? Dr. Jumrat Hadi, 50 tahun<br />
</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/duniasehat.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/duniasehat.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniasehat.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniasehat.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniasehat.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniasehat.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniasehat.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniasehat.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniasehat.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniasehat.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniasehat.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniasehat.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniasehat.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniasehat.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniasehat.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniasehat.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniasehat.wordpress.com&amp;blog=1324843&amp;post=20&amp;subd=duniasehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniasehat.wordpress.com/2007/09/05/kesaksian-pasien-kolesterol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1fde57d797ca1c08131f2187cfbadbd7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Budiman Lai</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://duniasehat.files.wordpress.com/2007/09/jumrat.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jumrat.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kesaksian Pasien Asam Urat</title>
		<link>http://duniasehat.wordpress.com/2007/09/05/kesaksian-pasien-asam-urat/</link>
		<comments>http://duniasehat.wordpress.com/2007/09/05/kesaksian-pasien-asam-urat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Sep 2007 03:33:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[asam urat]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan alternatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniasehat.wordpress.com/2007/09/05/kesaksian-pasien-asam-urat/</guid>
		<description><![CDATA[Nama : Dr. H. Ezzeddin Yazid, Sp. Lahir : Lahir, 26 Mei 1948 Profesi : Dokter di Rumah Sakit Umum di Bogor Yazid, memang seorang dokter senior. Tetapi, bukan berarti tubuhnya imun terhadap penyakit. Pada saat menghadiri pernikahan seorang keponakannya di Bandung pada tahun 2002, ia terpaksa harus menggunakan sandal dan berjalan tertatih-tatih. Penyakit asam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniasehat.wordpress.com&amp;blog=1324843&amp;post=18&amp;subd=duniasehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://duniasehat.files.wordpress.com/2007/09/yazid.jpg?w=510" alt="Kesaksian Pasien Asam Urat" /><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"></font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"><b>Nama : Dr. H. Ezzeddin Yazid, Sp.<br />
Lahir : Lahir, 26 Mei 1948<br />
Profesi  : Dokter di Rumah Sakit Umum di Bogor</b></font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Yazid, memang seorang dokter senior. Tetapi, bukan berarti tubuhnya imun terhadap penyakit. Pada saat menghadiri pernikahan seorang keponakannya di Bandung pada tahun 2002, ia terpaksa harus menggunakan sandal dan berjalan tertatih-tatih. Penyakit asam urat dokter spesialis anak ini sedang kambuh. Kondisi inilah yang membawa Yazid berkenalan dengan produk Tianshi.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Adik sepupunya, Erfiansyah, menganjurkan mengkonsumsi Antilipemic Tea untuk penyakit Asam Uratnya yang sudah diidap sejak 1980. Tidak ada pilihan lain, apalagi Yazid harus menghadiri pertemuan dokter di Bali. Disisi lain, dengan latar belakang medis, Yazid pun tidak mau bergantung dengan obat-obatan. &#8220;Saya tahu persis apa efek samping dari obat-obatan yang saya minum. Jadi tidak mungkin saya mengkonsumsi obat-obatan anti asam urat terus menerus,&#8221; ujar Yazid.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Memang, selama ini, Yazid selalu mengkonsumsi obat-obat anti asam urat agar penyakit ini tidak mengganggu aktifitasnya. Maklum saja, hasil lab asam urat Yazid mencapai 9,6 mg/100 ml darah. Sementara batas normalnya 7. Dengan pola makan yang banyak mengandung lemak, penyakit ini selalu kambuh secara berkala. Dengan saran Erfiansyah, Yazid pun mengkonsumsi teh Tianshi sehari dua kali pagi dan sore. Pagi satu sachet, sore satu sachet.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Ahamdulillah, tiga hari, bengkak pun hilang, dua minggu kemudian, rasa sakit hilang. Setelah diperiksa lab, asam urat sudah pada angka 7. Yazid juga mengidap kolesterol yang jauh di atas 230. Kolesterol jahat (LDL) di atas 200, sementara kolesterol baik (HDL) rendah. Melihat kondisi ini, Yazid pun menkonsumsi produk Tianshi yang lain. Selain Antilipemic Tea, Yazid juga mengkonsumsi Vigor Rousing dan Kalsium. Akhirnya, kini kondisi tubuhnya secara medis jauh lebih baik. Berat badan lebih stabil dan kolesterol pun normal.</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/duniasehat.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/duniasehat.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniasehat.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniasehat.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniasehat.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniasehat.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniasehat.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniasehat.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniasehat.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniasehat.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniasehat.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniasehat.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniasehat.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniasehat.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniasehat.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniasehat.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniasehat.wordpress.com&amp;blog=1324843&amp;post=18&amp;subd=duniasehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniasehat.wordpress.com/2007/09/05/kesaksian-pasien-asam-urat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1fde57d797ca1c08131f2187cfbadbd7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Budiman Lai</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://duniasehat.files.wordpress.com/2007/09/yazid.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kesaksian Pasien Asam Urat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hyperglycemia High Calcium Powder (Calcium 2)</title>
		<link>http://duniasehat.wordpress.com/2007/09/05/hyperglycemia-high-calcium-powder-ii/</link>
		<comments>http://duniasehat.wordpress.com/2007/09/05/hyperglycemia-high-calcium-powder-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Sep 2007 03:27:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Produk]]></category>
		<category><![CDATA[Calcium]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Hyperglycemia High Calcium Powder]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniasehat.wordpress.com/2007/09/05/hyperglycemia-high-calcium-powder-ii/</guid>
		<description><![CDATA[DEPKES : BML 862709010156 Isi: 10 gram x 10 bag/box Isi Kandungan Diproses dari the purely natural zymolitic calcium powder, and pumpkin powder (bubuk labu merah yang mengandung zat istimewa CTY yang merangsang sekresi insulin), oligasaccharide (gula berkonsentrasi rendah), dan vitamin-vitamin. Diperkaya dengan 18 macam asam amino + latexprotein, phosphoprotein, besi, seng, tembaga, magnesium &#38; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniasehat.wordpress.com&amp;blog=1324843&amp;post=16&amp;subd=duniasehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://duniasehat.files.wordpress.com/2007/09/calcium2.jpg?w=510" alt="Hyperglycemia High Calcium Powder II" /></p>
<p>DEPKES : BML 862709010156<br />
Isi: 10 gram x 10 bag/box</p>
<p><b>Isi Kandungan</b></p>
<ul>
<li>
<div align="justify">Diproses dari the purely natural zymolitic calcium powder, and pumpkin powder (bubuk labu merah yang mengandung zat istimewa CTY yang merangsang sekresi insulin), oligasaccharide (gula berkonsentrasi rendah), dan vitamin-vitamin.</div>
</li>
<li>
<div align="justify">Diperkaya dengan 18 macam asam amino + latexprotein, phosphoprotein, besi, seng, tembaga, magnesium &amp; bermacam jenis mineral lain (other trace element).</div>
</li>
</ul>
<p><b>Keistimewaan</b></p>
<ul>
<li>Rendah kalori dan rendah lemak.</li>
<li>Kadar kalsium : 3600 mg per 100 gr.</li>
<li>Khusus untuk orang dengan kadar gula tinggi/diabetes melitus</li>
</ul>
<p><b>Manfaat Umum</b></p>
<ul>
<li>Secara umum Calcium 2 memberi manfaat Calcium sebagaimana <a href="http://duniasehat.wordpress.com/2007/09/05/nutrient-high-calcium-powder/" target="_blank">Calcium 1</a></li>
</ul>
<p><b>Manfaat Khusus<br />
</b></p>
<ul>
<li> Khusus untuk orang yang berpenyakit kadar gula tinggi (diabetes mellitus).</li>
<li>Secara efektif merangsang sekresi insulin sekaligus memenuhi kebutuhan kalsium penderita diabetes.</li>
<li>Menekan terjadinya peningkatan protein penyakit kencing manis.</li>
<li>Memberikan efek kuat terhadap penurunan kadar gula dalam darah.</li>
<li>Memenuhi kebutuhan kalsium yang diperlukan.</li>
<li>Manfaat umum sama dengan keterangan <a href="http://duniasehat.wordpress.com/2007/09/05/nutrient-high-calcium-powder/" target="_blank">Calcium 1</a>.</li>
</ul>
<p><b>Keterangan tambahan (Kesaksian Khasiat Calcium 2)</b><br />
Dari banyak kesaksian di Indonesia, diketahui khasiat yang dirasakan para pend diabetes di antaranya:</p>
<ul>
<li>Beberapa penderita diabetes yang sudah mengalami ganren parah (bernanah) direkomendasikan untuk diamputasi menyatakan bahwa, setelah mengonsumsi Kalsiun dibantu Chitosan, lukanya mengering dan tidak jadi diamputasi.</li>
<li>Beberapa penderita diabetes juga menyatakan bahwa setelah mengonsumsi kalsium luka terbuka yang sebelumnya lama sembuh menjadi cepat pulih.</li>
<li>Beberapa penderita diabetes yang sudah tahunan tidak pernah mencapai kadar normal, setelah mengonsumsi kalsium 2 beberapa bulan, kini relatif stabil pada ambang batas normal.</li>
</ul>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/duniasehat.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/duniasehat.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniasehat.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniasehat.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniasehat.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniasehat.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniasehat.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniasehat.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniasehat.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniasehat.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniasehat.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniasehat.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniasehat.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniasehat.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniasehat.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniasehat.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniasehat.wordpress.com&amp;blog=1324843&amp;post=16&amp;subd=duniasehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniasehat.wordpress.com/2007/09/05/hyperglycemia-high-calcium-powder-ii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1fde57d797ca1c08131f2187cfbadbd7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Budiman Lai</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://duniasehat.files.wordpress.com/2007/09/calcium2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Hyperglycemia High Calcium Powder II</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antilipemic Tea</title>
		<link>http://duniasehat.wordpress.com/2007/09/05/antilipemic-tea/</link>
		<comments>http://duniasehat.wordpress.com/2007/09/05/antilipemic-tea/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Sep 2007 03:05:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Produk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniasehat.wordpress.com/2007/09/05/antilipemic-tea/</guid>
		<description><![CDATA[Harga: Rp. 78.600,- No. DEPKES: BML 862709005156 Isi : 1,5 gram x 40 bag/box Perawatan ringan 1 x 1 sachet/hari Perawatan berat 2 x 1 sachet/hari Aturan Pakai : Diseduh dengan air panas Tidak cocok untuk anak-anak Keisitimewaan Mengandung Gynostemma yang juga disebut &#8220;tanaman ajaib&#8221; yang sangat baik untuk mengatasi kolesterol penyebab penyakit jantung Fungsi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniasehat.wordpress.com&amp;blog=1324843&amp;post=12&amp;subd=duniasehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://duniasehat.files.wordpress.com/2007/09/tehantilipemic.jpg?w=510" alt="Antilipemic Tea" /></p>
<p>Harga: Rp. 78.600,-<br />
No. DEPKES: BML 862709005156<br />
Isi : 1,5 gram x 40 bag/box<br />
Perawatan ringan 1 x 1 sachet/hari<br />
Perawatan berat 2 x 1 sachet/hari<br />
Aturan Pakai :<br />
Diseduh dengan air panas<br />
<strong><em>Tidak cocok untuk anak-anak</em></strong></p>
<p><strong>Keisitimewaan</strong><br />
Mengandung Gynostemma yang juga disebut &#8220;tanaman ajaib&#8221; yang sangat baik untuk mengatasi kolesterol penyebab penyakit jantung</p>
<p><strong>Fungsi</strong></p>
<ul>
<li><strong>Asam Urat</strong>: Menyembuhkan Asam Urat</li>
<li><strong>Jantung</strong>: Mencegah penyakit jantung</li>
<li><strong>Hati</strong>: Memperkuat hati</li>
<li><strong>Otak</strong>: Mencegah penyakit otak</li>
<li><strong>Gigi</strong>: Mencegah gigi cepat/mudah tanggal</li>
<li><strong>Mata</strong>: Memperbaiki penglihatan yang terganggu</li>
<li><strong>Muka/Wajah</strong>: Mencerahkan wajah yang pucat</li>
<li><strong>Rambut</strong>: Mencegah rambut cepat putih/ubanan</li>
<li><strong>Tubuh</strong>: Dalam jangka lama memberikan efek penurunan berat badan</li>
<li><strong>Usia</strong>: Memperpanjang usia</li>
<li><strong>Darah</strong>:<br />
- Membersihkan darah dari lemak dan triglicerid<br />
- Menurunkan kadar lemak dan kepekatan darah<br />
- Menurunkan indeks pengerasan pembuluh darah<br />
- Meningkatkan kadar HDL yang baik/mengatur jumlah protein lemak</li>
</ul>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/duniasehat.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/duniasehat.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniasehat.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniasehat.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniasehat.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniasehat.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniasehat.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniasehat.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniasehat.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniasehat.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniasehat.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniasehat.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniasehat.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniasehat.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniasehat.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniasehat.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniasehat.wordpress.com&amp;blog=1324843&amp;post=12&amp;subd=duniasehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniasehat.wordpress.com/2007/09/05/antilipemic-tea/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1fde57d797ca1c08131f2187cfbadbd7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Budiman Lai</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://duniasehat.files.wordpress.com/2007/09/tehantilipemic.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Antilipemic Tea</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tradisi Bertemu Teknologi</title>
		<link>http://duniasehat.wordpress.com/2007/07/16/tradisi-bertemu-teknologi/</link>
		<comments>http://duniasehat.wordpress.com/2007/07/16/tradisi-bertemu-teknologi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jul 2007 04:20:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniasehat.wordpress.com/2007/07/16/tradisi-bertemu-teknologi/</guid>
		<description><![CDATA[Tianshi Group, sebuah perusahaan multinasional bidang bio technology, berhasil mengadopsi prinsip pengobatan Cina dan memadukannya dengan teknologi modern. Tianshi memproses serta mengemas ramuan-ramuan obat Cina kuno menjadi produk nutrisi modern. Tianshi telah menginvestasikan jutaan dolar untuk penelitian dengan melibatkan tabib tradisional Cina, dokter dan ilmuwan modern terbaik, dan membeli lelang atas berbagai ramuan kuno serta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniasehat.wordpress.com&amp;blog=1324843&amp;post=9&amp;subd=duniasehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tianshi Group, sebuah perusahaan multinasional bidang bio technology, berhasil mengadopsi prinsip pengobatan Cina dan memadukannya dengan teknologi modern. Tianshi memproses serta mengemas ramuan-ramuan obat Cina kuno menjadi produk nutrisi modern. Tianshi telah menginvestasikan jutaan dolar untuk penelitian dengan melibatkan tabib tradisional Cina, dokter dan ilmuwan modern terbaik, dan membeli lelang atas berbagai ramuan kuno serta mematenkannya di berbagai negara</p>
<p align="center"><strong>HASILNYA:<br />
PRODUK KESEHATAN YANG REVOLUSIONER<br />
(Pernyataan Ahli Gizi Internasional: John Hellerman)</strong></p>
<p>Berbagai penghargaan dan pengakuan telah diraih Tianshi, bahkan di Cina yang merupakan pusat ramuan tradisional dunia, Tianshi dijadikan sebagai basis riset nasional untuk industri kesehatan.</p>
<p><strong>Beberapa Penghargaan Tianshi</strong></p>
<p><strong>In 2003</strong></p>
<ul>
<li>The China Association for Quality Inspection Commended Tianshi Group for being one of theChinese enterprises known for the Double Guarantee of Quality and Services.</li>
<li>Tianshi Health Products series were recommended by the Committee for Evaluation and Recommendation of Famous Quality Products for Chinese Women and Children as one of the Favored Famous Quality Brands.</li>
<li>Tianshi Products were officially recommended as products for the UN institutions by the UN Association for the Promotion of World Unification.</li>
<li>Tianshi Products were officially recommended as products for the UN institutions by the UN Association forthe Promotion of World Unification.</li>
</ul>
<p><strong>In 2002</strong></p>
<ul>
<li>The Tianshi Nutrient Health Product series was named by the Third China Special Olympics as the only recommended nutrient health product brand</li>
<li>Tianshi products won the Gold  Prize for Medical Oncology at the 2002 Almacede International New Industrial Technology Fair.</li>
</ul>
<p><strong>In 2001</strong></p>
<ul>
<li>Tianshi health products were named the only recommended health product brand at the Tianjin International Comic Arts Festival</li>
<li>The International Academy of Human Researches in Aeronautics and Astronautics named Tianshi health products The Best Health Food for Aeronautical and Astronautical Uses</li>
</ul>
<p><strong>In 1999</strong></p>
<ul>
<li> Tianshi Health Products were appointed the only health product brand recommended at the Artistic Gymnastics World Championships.</li>
<li>Tianshi Xuebao Acupuncturing Machine won the Gold Prize at the First Einstein International Invention/New Product Exposition</li>
</ul>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/duniasehat.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/duniasehat.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniasehat.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniasehat.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniasehat.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniasehat.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniasehat.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniasehat.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniasehat.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniasehat.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniasehat.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniasehat.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniasehat.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniasehat.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniasehat.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniasehat.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniasehat.wordpress.com&amp;blog=1324843&amp;post=9&amp;subd=duniasehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniasehat.wordpress.com/2007/07/16/tradisi-bertemu-teknologi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1fde57d797ca1c08131f2187cfbadbd7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Budiman Lai</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
